Siapa yang tidak ingin menghatamkan Al Qur’an sebulan sekali? Mungkin banyak orang yang menginginkan hal tersebut, tetapi hanya sedikit yang benar-benar bisa mewujudkannya. Mereka yang istiqomah dan mampu melawan rasa malas dalam dirilah yang bisa menghatamkan Al Qur’an, minimal satu kali dalam sebulan.

Lalu bagaimana dengan kita? Seberapa dekat hubungan kita dengan Al Qur’an? Mengaku cinta dengan Al Qur’an tapi malas untuk mendekatinya apalagi berlama-lama dengannya.

Berapa banyak hari-hari yang dilalui bersama Al Qur’an, maka sedekat atau sejauh itu pula hubungan kita dengan kitabullah.

Ingatlah pada hari akhir nanti, bagaimana Al Qur’an akan memberikan syafaat kepada orang-orang yang membacanya ketika di dunia.

Menghatamkan Al Qur’an sebulan sekali, mungkin bagi sebagian orang  bukanlah hal yang mudah. Namu segala sesuatu yang tampak berat, jika dicicil pasti akan terasa lebih ringan.

Ingin tahu bagaimana caranya? Yuk simak tips berikut.

1. Niat Ikhlas yang Kuat

Niatkan yang kuat dalam diri, bahwa saya harus bisa menghatamkan Al Qur’an minimal satu kali dalam sebulan, lebih banyak akan lebih baik. Niat akan membantu kita untuk terus semangat melakukan amalan ini. Ikhlaskan hati bahwa semua ini dikerjakan hanya untuk mendapatkan ridho dari Allah Swt.

 

2. Doa Minta Diberi Kemudahan

Sadari bahwa kita adalah hamba yang sangat lemah, tidak ada daya dan kekuatan tanpa pertolongan dari-Nya. Maka berdoalah dengan tulus dan ikhlas kepada Allah Swt, minta diberi kemudahan dan kekuatan agar bisa menghatamkan Al Qur’an minimal satu kali dalam sebulan.

 

3. Jangan Melihat Halaman Belakang

Hal pertama yang dilakukan ketika hendak membaca Al Qur’an adalah jangan melihat halaman bagian belakang. Kenapa demikian? Karena secara psikologis, manusia jika diberi tahu hal-hal yang berat di awal akan cenderung malas mengerjakan tahap berikutnya.

Melihat halaman belakang ketika baru membaca Al Qur’an sama saja membuat orang yang belum terbiasa membacanya akan merasa lelah terlebih dahulu. Karena merasa halaman Al Qur’an yang dibaca begitu banyak dan tiada habisnya. Akhirnya malah tidak  jadi membacanya sama sekali.

Jadi, ketika sudah berniat akan memabca Al Qur’an, langsung baca saja, tidak perlu menoleh ke halaman belakang. Mungkin di awal akan terasa terpaksa, tapi kalau sudah terbiasa, lama-lama menjadi bisa. Dan akhirnya merasa butuh. Jika tidak membaca Al Qur’an rasanya ada hal yang kurang di dalam jiwa.

 

4. Cicil Bacaan Al Qur’an

Agar bisa khatam Al Qur’an satu bulan 30 juz, mulailah dengan tilawah satu hari 1 juz. Sanggup?

Jika terasa berat, 1 juz tersebut dibagi ke beberapa waktu sholat. Pada Al Qur’an pojok atau Al Qur’an hafalan yang tiap halaman berisi 15 baris, dalam 1 juz terdapat 20 halaman atau 10 lembar.

Jadi tiap sholat lima waktu, bacalah 4 halaman setelah selesai sholat. Jika dirasa berat sekali membaca langsung 4 halaman, maka bacalah 2 halaman sebelum sholat dan 2 halaman setelah selesai sholat.

Jika hal tersebut masih terasa berat juga, mungkin diri kita terlalu banyak dosa sehingga Al Qur’an pun malas untuk mendekat kepada kita. Bersihkan diri dengan istighfar, dzikir, amalan-amalan sunnah, insya Allah hati kita akan kembali bersih dan membaca Al Qur’an pun akan terasa lebih ringan tanpa beban.

Karena pada setiap huruf Al Qur’an terdapat 10 kebaikan bagi yang membacanya. Sebagaimana yang disampaikan dalam sebuah hadist.

Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu a’nhu berkata bahwa Rasulullah  bersabda, “Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu hasanah (kebaikan) dan satu hasanah itu sama dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR at-Tirmidzi).

Sering-seringlah bersama Al Qur’an di dunia, maka di akhirat Al Qur’an pun akan datang menemani kita dan dengan izin Allah mampu memberikan syafaat untuk kita sahabat setianya di dunia.

Seperti halnya yang dilakukan oleh para santri penghafal Al Qur’an di Kampoeng Tahfidz Cilik Depok, membaca, menghafal Al Qur’an, dan mengulang hafalan sudah menjadi rutinitas harian mereka. Merekalah para pejuang Al Qur’an di dunia dan akhirat insya Allah.

Untuk melihat keseharian mereka, bisa cek di youtube klik di sini. Silahkan bisa like dan subscribe yah untuk mengikuti update kegiatan terbaru dari para penghafal Al Qur’an di Kampoeng Tahfidz Cilik.