Teknologi bagaikan 2 mata pisau, di satu sisi bermanfaat namun di sisi lain memiliki efek buruk tersendiri. Salah satu contohnya adalah gadget.

Betapa gadget di zaman sekarang bukan lagi menjadi hal yang asing untuk anak-anak. Bahkan mereka yang baru berusia 2 tahun pun sudah pandai menggunakannya.

Baiknya anak-anak yang masih kecil tidak diberikan gadget sama sekali, meski dengan alasan untuk edukasi atau agar anak tidak rewel. Tapi, jika anak-anak sudah terlanjur kecanduan gadget, berikut hal-hal yang perlu dilakukan oleh orang tua :

1. Mulai dari Orang Tua

Anak adalah peniru ulung, dia akan meniru apa saja yang dilihat terutama dari yang orang tua lakukan. Jika anak sering melihat orang tua menggunakan gadget, akan timbul rasa penasaran dalam diri anak sehingga mereka juga ingin menggunakannya. Meski di zaman sekarang, sepertinya tidak mungkin jika orang tua sama sekali tidak menggunakan gadget karena memang sudah menjadi kebutuhan. Coba kita sebagai orang tua, lebih banyak meluangkan waktu bermain bersama anak, agar sang anak tidak merasa kesepian sehingga melampiaskannya dengan bermain gadget. Dan usahakan tidak sering menggunakan gadget di depan anak.

2. Beri Batasan Waktu

Jika kecanduan anak terhadap gadget sudah cukup parah, memang agak sulit melarangnya untuk melepas gadget sekaligus. Ajak mereka berdiskusi dan buat kesepakatan waktu bermain gadget. Hal ini dilakukan agar melatih rasa tanggung jawab pada jiwa anak. Bisa beri mereka batasa waktu bermain dengan gadget misal 2 jam sehari, kemudian dikurangi menjadi 1jam sehari, lalu 30 menit sehari sampai anak sama sekali tdak bermain gadget.

3. Alihkan Perhatian Anak pada Hal Selain Gadget

Siapkan peralatan aktivitas untuk anak agar perhatiannya beralih pada selain gadget. Bisa dengan menggambar, bermain dengan teman sebayannya, atau permainan edukasi lainnya. Di samping dapat menumbuhkan kreativitas anak, perlahan bisa menjadikan mereka lupa terhadap gadget.

4. Tumbukan Kecintaan pada Buku

Membiasakan aktivitas anak bersama buku akan menjadikan mereka lebih cerdas. Jika dari kecil anak-anak diperkenalkan kepada buku, ia akan tumbuh menjadi pribadi yang mencintai ilmu. Kelak ketika dewasa ia menjadi anak yang berawawasan luas karena sering membaca buku. Sekarang sudah banyak buku-buku edukasi anak terlebih buku-buku islami. Orang tua bisa mengenalkan Allah dan Rasul-Nya melalui buku.

5. Perbanyak Interaksi Anak dengan Al Qur’an

Orang tua wajib memberikan teladan yang baik kepada anak. Jika orang tua sering berinteraksi dengan Al Qur’an, maka anak-anak pun akan menirunya. Dekatkan mereka dengan Al Qur’an sedari kecil, perlahan ia akan mencintai Al Qur’an, membacanya kemudian menghafalkannya. Sehingga ketika dewasa ia akan menjadi salah satu orang yang menjaga Al Qur’an. Dengan begitu Allah pun akan menjaga mereka.

6. Ajak Anak-anak Beraktivitas di Luar Ruangan

Bisa dilakukan dengan berbagai aktivitas olahraga seperti bermain bola bersama anak, bersepeda bersama, bermain dengan teman-teman seusianya. Biarkan mereka mengeksplor alam agar tumbuh rasa kagum kepada Sang Pencipta. Tentunya jika anak masih di bawah umur, aktivitas mereka tetap dalam pengawasan orang tua.

7. Jangan Belikan HP untuk Anak

Dan yang pasti jangan belikan HP untuk anak-anak terlalu dini. Meski untuk keperluan pendidikan, memberikan HP kepada anak tetap harus di usia yang dirasa cukup yaitu ketika anak sudah bisa bertanggung jawab dalam memakainya. Dalam penggunannya pun harus tetap dalam pengawasan orang tua.