1 Muharram 1441 Hijriyah yang bertepatan dengan tanggal 1 September 2019 merupakan awal tahun baru bagi umat Islam di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Peringatan tahun baru islam di berbagai wilayah di Indonesia diperingati dengan meriah. Kemeriahan itu diisi dengan berbagai acara baik berkumpul dengan keluarga maupun berpawai keliling kota.

Dibalik kemeriahan-kemeriahan tersebut, tetaplah semua bermuara pada peristiwa hijrahnya Rasulullah dan para sahabat dari kota Mekah ke Madinah yang merupakan tonggak sejarah yang sangat berarti bagi setiap muslim.

Makna hijrah sendiri mengandung semangat perjuangan tanpa putus asa dan rasa optimisme yang cukup tinggi, yaitu semangat berhijrah dari hal-hal yang buruk kepada yang baik, dan dari hal-hal yang baik ke yang lebih baik lagi. Rasulullah SAW dan para sahabatnya telah melawan rasa sedih dan takut dengan berhijrah, meski harus meninggalkan tanah kelahiran, sanak saudara, dan harta benda mereka.

Selain itu hijrah mengandung semangat persaudaraan, seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW saat beliau mempersaudarakan kaum Muhajirin dan kaum Anshar. Bahkan beliau telah membina hubungan baik dengan beberapa kelompok Yahudi yang hidup di Madinah dan sekitarnya pada waktu itu.

Hijrah bisa pula kita terapkan pada diri sendiri, yang tadinya minim ilmu agama agar beralih menuju semangat yang membara untuk menimba ilmu agama lebih banyak.

Begitu juga kita yang mempunyai hafalan al qur’an sedikit, agar lebih giat lagi dalam menghafal al qur’an.

Semua berproses, namun dalam proses itu teruslah menjadi pribadi yang selalu melakukan kebaikan dan perbaikan.

Jika hari ini masih sama dengan hari kemarin, artinya kita mengalami kerugian. Tingkatkan terus amalan kita agar selalu mendapatkan ridho-Nya.