Semarak hari kemerdekaan bangsa Indonesia turut dimeriahkan oleh para santri penghafal qur’an Yayasan Qoiman Qurroul Qur’an.

Ditambah lagi peran serta warga sekitar yang tak kalah seru ikut meramaikan acara ini.

Alhamdulillah hadiah-hadiah sudah diberikan kepada para pemenang lomba tahfidz, tilawah, dan adzan.

Semangat nasionalisme bisa ditanamkan dari mana saja, baik di sekolah-sekolah negeri maupun di pesantren. Masing-masing individu mempunyai peranan tersendiri.

Untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia, dibutuhkan pribadi-pribadi yang unggul dan berkualitas baik dari segi akademis maupun keagamaan.

Lalu apa yang bisa dilakukan oleh para santri penghafal qur’an untuk menjaga kemerdekaan Republik Indonesia? Yaitu dengan terus belajar, menikmati proses, kemudian mengamalkan ilmunya kelak demi kemajuan bangsa.

Sudah banyak para hafidz dan hafidzah yang membawa harum nama bangsa Indonesia di kancah internasional. Ada yang berprestasi sebagai juara MTQ, menjadi imam masjid di negara-negara barat, bahkan menjadi guru mengaji di negara-negara yang sedang membutuhkan pelajaran-pelajaran tentang dunia Islam.

Ayo, teruslah berprestasi untuk negeri kita tercinta Indonesia kapanpun dan dimanapun, serta dalam peran apapun yang kalian mampu.