Tidak dipungkiri peran seorang guru dalam dunia pendidikan memang sangat berpengaruh, baik dalam pendidikan umum maupun keagamaan seperti pesantren-pesantren qur’an. Namun seperti yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Munir selaku ketua Yayasan 3Q (Qoiman Qurroul Qur’an) yang merupakan lembaga tahsin, tahfidz, dan tilawah qur’an dibilangan Cinere Depok, mengatakan bahwa orang tua memiliki andil yang cukup besar dalam membentuk anaknya menjadi hafidz quran.

Untuk mewujudkan semua itu, harus ada tiga peran yang saling bersinergi, pertama dari anak tersebut yang benar – benar berkomitmen untuk menjadi seorang penghafal quran, kedua guru tahfidz yang akan membimbingnya menjadi seorang hafidz, dan ketiga peran orang tua yang juga harus mencontohkan langsung kepada anak-anaknya ketika di rumah.

Ustadz Munir menyampaikan bahwa orang tua harus mampu menciptakan lingkungan yang tenang dan kondusif ketika di dalam rumah, ikut mengaji bersama bahkan ikut menghafalkan al qur’an juga, karena hal tersebut dapat memicu dan memotivasi anak tersebut dalam menggapai cita-citanya menjadi hafidz qur’an.

Seperti contohnya, ketika selesai sholat maghrib berjamaah di rumah, orang tua mengaji bersama anak-anak atau mengikutsertakan mereka ke lembaga-lembaga tahfidz al qur’an. Dilanjutkan besoknya setelah subuh, orang tua membantu anak-anak mereka dengan mengulang hafalan yang akan disetorkan pada hari itu di sekolah.

Namun, jika orang tua menginginkan anak-anak mereka lebih makskmal lagi dalam menghafal al aqur’an, mereka bisa memasukkan anak-anak ke pesantren tahfidz dan bermukim di sana. Karena akan ada para ustadz yang siap membimbing mereka 24 jam dalam menghafal al qur’an.

Seperti program pembelajaran di Yayasan 3Q, yang saat ini sedang membuka pendaftaran santri baru usia anak sekolah dasar yang ingin menjadi penghafal al qur’an. Di Yayasan 3Q selain menghafal qur’an, santri juga akan diajarkan ilmu-ilmu dasar sebelum menghafal qur’an seperti ilmu tahsin yaitu memperbaiki bacaan al qur’an itu sendiri dari tajwid dan makharijul hurufnya. Tilawah, kesenian marawis, bahasa arab, dan bahasa inggris juga diajarkan di Yayasan 3Q.