Sudahkah kita menjadi orang tua yang baik untuk anak-anak kita, terutama orang tua sebagai ayah.

Peran ayah dalam keluarga sangatlah penting. Ayah merupakan sosok yang penting dalam keluarga.

Selain sebagai pemimpin, ayah juga sering dijadikan idola dan panutan anak-anaknya. Saat menjalankan kewajibannya dengan baik, ayah menjadi sosok panutan yang bertanggung jawab dengan melindungi keluarganya.

Peran ayah dalam keluarga juga tentu akan memberikan pengaruh dalam pembentukan sebuah keluarga.

Meski ayah dan ibu memiliki peran dan fungsinya masing-masing baik dalam hal pengasuhan anak maupun rumah tangga, peran ayah memiliki nilai yang lebih tinggi sebagai pemimpin.

Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan Hafizhohullah menjelaskan bahwa ayah memiliki tanggung jawab untuk mengambil peran dalam mendidik keluarga serta putra-putrinya untuk mentaati Allah.

Sebab, di antara doa-doa yang dilantunkan oleh para nabi, adalah do’a khusus untuk kebaikan anak-anak dan keturunananya.

Peran ayah dalam keluarga sudah harus terasa bahkan sejak kelahiran, dilansir Constructing Fatherhood. Di rumah, peran ayah ibarat kepala sekolah dan ibu sebagai guru.

Ayah berperan sebagai seorang konseptor yang merancang kurikulum dan ibu sebagai guru pelaksana sehingga lahir para alumni yang baik dan dicintai oleh Allah.

Peran Ayah dalam Keluarga Menurut Islam

Berikut adalah sejumlah peran ayah dalam keluarga menurut Islam yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Menjadi Pemimpin dalam Keluarga

Peran ayah dalam keluarga yang pertama adalah menjadi pemimpin keluarga.

Setiap manusia adalah pemimpin bagi dirinya sendiri, dan Allah menciptakan manusia untuk menjadi Khalifah atau pemimpin di muka bumi ini. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT:

Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (QS. Al-An’am:165).

Manusia dianugerahkan oleh Allah kedudukan untuk mengatur, memimpin dan memiliki kekuasaan di muka bumi. Meski begitu, menjadi pemimpin tentu tidak mudah.

Karena setiap pemimpin itu akan diminta pertanggungjawabannya.

Rasulullah SAW bersabda: “Ketahuilah, setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya atas yang di pimpin, penguasa yang memimpin rakyat banyak dia akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya, setiap kepala keluarga adalah pemimpin anggota keluarganya dan dia dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya,

Dan isteri pemimpin terhadap keluarga, rumah suaminya, dan juga anak-anaknya, dan dia akan dimintai pertanggungjawabannya terhadap mereka, dan budak seseorang juga pemimpin terhadap harta tuannya dan akan dimintai pertanggungjawaban terhadapnya, ketahuilah, setiap kalian adalah bertanggung jawab atas yang dipimpinnya,”.

Kedua keterangan tersebut menegaskan betapa pentingnya sosok seorang ayah sebagai pemimpin keluarga. Tugas dan tanggung jawabnya begitu besar, karena tidak hanya menyangkut kehidupan di dunia tapi juga di akhirat kelak.

Ayah berperan sebagi pemimpin agar keluarganya selalu melakukan kebaikan yang mendatangkan pahala. Allah berfirman: “Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan) nya,” (QS. Al-Zalzalah: 7-8).

Part 2 klik di sini