وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyaat: 56).

Begitulah Allah menciptakan makhluk yang dikehendaki. Namun, baik dari golongan jin atau manusia, ada yang taat dan ada pula yang melanggar perintah Allah Swt.

Jika secara kasat mata ketidaktaan manusia itu seperti melanggar perintah-petintah Allah, begitu pula dengan bangsa jin. Sering kali kehadirannya yang tak terlihat, menjadi gangguan tersendiri bagi manusia, apalagi manusia yang tidak mentaati perintah Allah Swt.

Sering kali bangsa jin menggoda manusia yang lalai dalam menngingat Allah Swt, tidak hanya orang dewasa yang diganggu, sering kali anak-anak pun tak luput dari gangguannya.

Mungkin kita pernah menemui anak-anak kecil yang sering menangis dalam tidurnya, mengigau tidak jelas, sering mengalami mimpi buruk. Biasanya salah satu faktornya adalah karena gangguan makhluk lain.

Menurut salah seorang praktisi ruqyah, mayoritas seseorang tidak menyadari jika ada jin yang menghinggapi tubuh mereka. Tidak hanya berupa gangguan-gangguan ekstrim, rasa malas beribadah pun bisa termasuk dalam gangguan dari jin.

Adapula penyebab lain manusia diganggu oleh bangsa jin, seperti melakukan sesuatu tanpa membaca kalimat Allah. Sering kali kita makan, minum, berganti pakaian, atau  kegiatan lainnya tanpa membaca basmallah terlebih dahulu. Dari situlah setan atau jin bisa masuk.

Ruqyah sendiri merupakan salah satu cara untuk membersihkan jin yang masuk ke dalam tubuh manusia, meskipun terkadang tidak berjalan mudah dan harus dilakukan oleh praktisi jika sudah lumayan parah.

Namun, ada baiknya kita mencegah daripada mengobati. Meruqyah pun tak harus menunggu ada jin yang menghinggapi tubuh kita. Bisa dilakukan sebagai dzikir kita kepada Allah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Toh yang dibaca dalam ruqyah itu sendiri adalah ayat-ayat suci Al Qur’an.

Dan, bisa dilakukan secara mandiri tanpa harus bergantung kepada peruqyah, karena segala kesembuhan hanyalah dari Allah Swt.

Ruqyah mandiri bisa dilakukan setiap hari dengan cara yang cukup mudah. Adapun bacaan ruqyah, banyak berbagai pendapat yang menjelaskan, silahkan bisa dipilih selama itu tetap sesuai dengan syariat . Namun ada rangakain langkah dan bacaan yang cukup praktis dalam melakukan ruqyah.

Coba lakukan ruqyah mandiri dengan mengambil sebotol air minum, lalu bacakan beberapa ayat berikut dengan jari telunjuk kanan ditempelkan ke permukaan air :

  1. Istighfar 3x
  2. Syahadat
  3. Al Fatihah
  4. Alif Lam Mim (halaman pertama surat Al Baqoroh)
  5. Ayat kursi (Al Baqoroh ayat ke-255)
  6. Al Baqoroh ayat 1062
  7. Surat terakhir Surat Al Bqoroh (ayat ke-285 dan 286)
  8. Al Kafirun
  9. Al Ikhlas
  10. Al Falaq
  11. An Naas

 

Setelah itu tiup permukaan air 3x, kemudian usapkan ke ubun-ubun anak dan seluruh tubuhnya. Lalu minumkan air tersebut kepada si kecil

Ruyah mandiri bisa dilakukan setiap hari, agar kita tetap terjaga lahir dan bathin dari gangguan makhluk-makhluk yang tidak diinginkan dan ingatkan diri untuk senantiasa berdzikir kepada Allah Swt, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Selamat mencoba, semoga kita selalu dalam lindungan Allah Swt.