Pada dasarnya mansuia adalah tempatnya salah dan lupa. Sifat – sifat itulah yang seringkali membuat kita kesulitan dalam menghafal sekaligus mempertahankannya.

Terkadang kita mengeluh akan kemampuan kita yang pas-pasan ketika menghafal ayat-ayat pendek meski hanya satu ayat. Bahkan rasa putus asa pada ayat-ayat yang tidak sanggup kita hafal menjadikan kita hampir mengurungkan niat menjadi penghafal qur’an.  Sedangkan dalam proses perjalanannya, sebagai seorang penghafal qur’an harus memiliki ingatan hafalan yang kuat.

Namun, kita tidak perlu terlalu khawatir akan hal itu. Maha Besar Allah dengan segala penciptaan-Nya. Allah menciptakan makanan dan minuman memang tidak sia-sia, ada makanan dan minuman yang Allah ciptakan khusus dengan khasiat dapat menguatkan hafalan bagi manusia yang mengkonsumsinya.

Berikut beberapa makanan dan minuman yang dianjurkan oleh para ulama untuk dikonsumsi oleh para penghafal qur’an agar hafalan mereka menjadi kuat :

  1. Madu
    Az-Zatshuri mengatakan, “Hendaklah kalian meminum madu karena ia baik untuk menghafal.” Madu bisa digunakan sebagai pengganti gula dalam minuman. Sebagian orang merekomendasikan madu sebagai resep mujarab untuk   menghafal.


Caranya adalah
 ; didihkan daun peppermint sebagai pengganti teh, teteskan minyak dari jintan hitam (habbatus sauda’), tambahkan satu sendok besar madu asli dan minumlah di waktu pagi hari niscaya akan terasa pada hari itu ingatan yang jernih dan bertenaga. Resep ini tidak meningkatkan kadar gula darah.

 

  1. Anggur kering/Kismis
    Al-Hasyimi berkata, “Siapa yang ingin menghafal hadits hendaknya menghafal anggur kering atau kismis (zabib). Dan Syaikh kami, Nayif bin Al-Abbas setiap pagi hari memakan dua puluh satu anggur kering yang bersih. Itulah salah satu cara beliau sebelum menghafal, dan ia menunjukkannya kepada kita.”Al-Walid juga berkata, “Makanlah anggur kering sebelum sarapan pagi karena hal itu akan menguatkan ingatan. Terutama (anggur kering) yang berwarna putih.”

 

  1. Daun Mint
    Seorang ulama memberikan resep yang manjur untuk menghafal; ia mengatakan: “Sebagai ganti daun teh, rebuslah daun mint, kemudian tambahkan beberapa tetes minyak habbatus sauda. Kemudian, tambahkan satu sendok makan madu asli. Minumlah ramuan ini di pagi hari, niscaya sepanjang hari Anda akan mendapatkan ingatan yang terang, tubuh yang bugar dan kadar gula Anda tidak akan naik.

 

  1. Zaitun
    Dalam hadits Rasulullah bersabda, “Konsumsilah minyak zaitun, jadikanlah sebagai lauk, dan pakailah sebagai minyak, karena sesungguhnya ia berasal dari pohon yang diberkahi.”

 

Minyak zaitun juga berpengaruh terhadap peningkatan kinerja otak karena minyak zaitun mengandung asam lemak dan juga polifenol yang dapat mengurangi peradangan pada sendi dan juga sel-sel otak.

 

  1. Susu Sapi
    Seseorang menemui Ali bin Abi Thalib lalu mengadu kepadanya jikalau ia sering lupa. Ali pun berkata kepadanya, “Hendaknya engkau meminum susu sapi karena ia bisa memperkuat hati dan menghilangkan lupa.”

 

  1. Ikan Segar
    Hayyan Syamsi Basya mengatakan bahwa dalam ikan segar mengandung banyak vitamin yang bisa menguatkan otak. Ia bisa berpendapat demikian berdasarkan penelitian ilmiyah.

 

  1. Air Zam-Zam Dengan Niat Untuk Menghafal
    Air zam-zam termasuk salah satu minuman yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi dengan niat untuk menghafal.

 

Mengapa demikian? Nabi bersabda, “Air zam-zam tergantung niat yang meminumnya.”

Maksudnya adalah khasiatnya tergantung dari niat orang yang meminum air tersebut.Banyak para salafus shalih yang meminum air zam-zam dengan niat yang beraneka ragam lalu Allah mengabulkan permintaannya. Ibnu Hajar meminum air zam-zam dengan niat agar Allah menjadikannya sebagai orang yang menguasai ilmu hadits seperti Adz-Dzahabi.

Ulama setelahnya, Imam Suyuthi juga meminum air zam-zam dengan niat agar Allah meningkatkan pengetahuannya dalam ilmu fiqih seperti tingkatan Sirajuddin Al-Bulqini.

Dan dalam hadits seperti tingkatan al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani.

Al-Hafidz As-Sakhawi berkata dalam biografi al-Jazari, “Bapaknya adalah pedagang dan hidup berumah tangga selama empat puluh tahun, namun belum juga dikaruniai anak. Lalu ia pergi haji dan meminum air zam-zam dengan niat semoga Allah mengaruniakan anak yang alim. Ia pun kemudian mempunyai anak yang bernama al-Jazari setelah shalat tarawih. Ibnu al-Jazari ini adalah hafidz al-Qur’an dan berilmu tinggi, khususnya ilmu Qira’at.”

Pada dasarnya banyak makan dan sulit mencerna makanan bisa mengakibatkan lemahnya hafalan dan lamban dalam berfikir. Hal ini tentu bertolak belakang dengan orang yang ingin kuat hafalannya dan bagus ingatannya.

Al-Khatib al-Baghdadi berkata, “Waktu lapar lebih bagus digunakan untuk menghafal daripada waktu kenyang. Seseorang yang menghafal hendaknya belajar dalam keadaan lapar. Meski demikian, ada sebagian orang yang justru tidak bisa menghafal dalam keadaan lapar. Oleh karena itu, tutuplah hal tersebut dengan sesuatu yang ringan, seperti menghisap delima atau hal lain yang serupa. Jangan perbanyak makan.”

Ibnu Jama’ah berkata, “Banyak makan menyebabkan banyak minum. Sedangkan banyak minum sendiri bisa menyebabkan banyak tidur, kebodohan, lemah pikiran, kurang semangat, dan malas. Ini semua disertai kebencian syariat yang dikandungnya.” Wallahu ta’ala a’lam..

Jadi sekarang sudah tahu kan makanan dan minuman apa aja yang dapat menguatkan hafalan?

Khusus untuk para penghafal Qur’an sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan-makanan yang telah disebutkan diatas.

Yuk praktikan, semoga bermanfaat yah