Anda ingin menjadi penghafal Al Qur’an? Perlukah target ?

Jawabnya adalah perlu, dengan adanya target kita akan punya arah dan tujuan. Aktivitas yang dilakukan pun dapat terencana dengan baik.

Lalu langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan untuk Anda yang ingin menghafal Al Qur’an?

Ada tiga tahapan utama yang harus dilakukan seorang penghafal Al-Qur’an, yaitu :

 

  1. Persiapan (isti’dad)

Kewajiban utama penghafal al-qur’an adalah harus menghafalkan setiap harinya minimal satu halaman dengan tepat dan benar dengan memilih waktu yang tepat untuk menghafal. Contohnya:

  • Sebelum tidur malam, lakukan persiapan terlebih dahulu dengan membaca dan menghafal satu halaman secara cepat (jangan langsung dihafal secara mendalam).
  • Setelah bangun tidur hafalkan satu halaman tersebut dengan hafalan yang mendalam dengan tenang lagi konsentrasi.
  • Ulangi terus hafalan tersebut (satu halaman) sampai benar-benar hafal diluar kepala.

 

  1. Pengesahan (tashih/setor)

Setelah melakukan persiapan secara matang dengan selalu mengingat-ingat suatu halaman tertentu, berikutnya tashihkan (setorkan) hafalan kita kepada ustad/ustadzah. Setiap kesalahan yang telah ditunjukkan oleh ustad, lakukan hal-hal berikut

  • Berikan tanda kesalahan dengan mencatatnya (dibawah atau diatas huruf yang lupa)
  • Ulangi setoran sampai dianggap benar oleh ustad.
  • Bersabarlah untuk tidak menambah materi dan hafalan baru kecuali materi dan hafalan lama benar-benar sudah dikuasai dan disahkan.

 

  1. Pengulangan (muroja’ah/penjagaan)

Setelah setoran, jangan meninggalkan tempat (majelis) untuk pulang sebelum hafalan yang telah disetorkan diulangi lagi beberapa kali terlebih dahulu (sesuai dengan anjuran ustad/ustadzah) sampai ustad benar-benar mengijinkan kita untuk pulang.

Memang luar biasa perjuangan seorang penghafal Al-Qur’an. Wajarlah jika Allah menjanjikan pahala besar bagi siapapun yang sanggup menghafalkan Al-Qur’an. Cepat atau lambatnya kita dalam menghafal Al Qur’an, tergantung pribadi masing-masing yang menentukan. Mau lebih cepat, perbanyak hafalan setiap harinya. Atau bagi Anda yang punya aktivitas padat, mungkin dalam sehari bisa menghafalkan beberapa ayat saja.

Cepat atau lambat kita mampu menghafal al Qur’an, semua adalah semata-mata karena rahmat Allah Swt Allah yang menurunkan Al Qur’an dan Allah pula yang akan menjaganya sebagaimana yang dikatakan dalam Al Qur’an :

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan adz-Dzikr (al-Qur’an), dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjaganya.” [al-Hijr/15:9]

Yang terpenting adalah murnikan niat menghafal al qur’an semata-mata untuk mengaharap ridho Allah Swt.