Memiliki anak yang hafal Al Qur’an adalah impian setiap orang tua muslim, betapa bahagianya mereka yang berhasil mendidik anak-anaknya menjadi penjaga kitab suci. Namun, apakah semua itu bisa diraih dengan mudah? Tentu tidak, semua butuh perjuangan, kerja keras, dan doa yang tak pernah putus.

Sebagai orang tua sudah sejauh mana usaha kita mewujudkan impian tersebut? Jangan-jangan kita hanya menyerahkan pendidikan Al Qur’an anak-anak ke pondok pesantren.

Ada baiknya kita sebagai orang tua, juga harus belajar terlebih dulu jika merasa ilmu yang dimiliki masih sedikit. Akan lebih indah dan afdhol jika yang mengajarkan Al Qur’an kepada anak-anak kita adalah orang tuanya sendiri.

Oleh karenanya setiap insan perlu suatu perencanaan kehidupan yang matang, tidak hanya mentok pada kehidupan dunia, tetapi terbentang jauh hingga akhirat. Jika kita menginginkan anak-anak menjadi ahul Qur’an, jauh-jauh hari kita sudah harus mempersiapkan hal tersebut.

Beberapa tahun sebelum menjadi orang tua, kita harus lebih giat mencari ilmu tentang Al Qur’an. Belajar bagaimana membaca Al Qur’an yang baik dan benar sesuai tajwid dan makhrojul huruf, agar kelak jika sudah mempunyai anak kita bisa mengajarkan Al Qur’an kepada mereka bahkan mendampingi proses menghafalkannya hingga akhir.  

Dan akan menjadi sangat indah jika kita sekeluarga bisa meghafal Al Qur’an dan memurojaahnya bersama-sama.

Selain ikhtiar yang kita lakukan, doa yang tak pernah henti sekaligus visualisasi agar sekeluarga menjadi penghafal Al Qur’an juga sangat perlu dilakukan. Berodalah dan bayangkan setiap pagi, siang, sore, malam bahwa keluarga kita menghafal Al Qur’an bersama-sama.

Semua dimulai dari diri sendiri kita sebagai orang tua. Karena 1000 langkah dimulai dari 1 langkah yang istiqomah.

Perjalanan ini pasti akan terasa lelah, tapi balasan Allah di hari akhir akan berbuah manis.

Bahkan balasan di dunia pun pasti Allah jamin, keberkahan keluarga, ketenangan yang timbul, rasa cukup akan harta, jasmani dan ruhani yang sehat karena terus bergaul dengan Al Qur’an.

Banyak keajaiban yang akan dirasakan oleh keluarga-keluarga yang dekat dengan Al Qur’an, kebahagiaan pun mudah diraih, rasa sedih tak akan lama merasuk ke dalam qolbu.

Salah satu cara terpraktis agar hati selalu bahagia adalah usahakan membaca Al Qur’an setiap selesai sholat meski hanya 1 halaman beserta artinya. Jiwa akan tenang, hati menjadi mudah bahagia, dan secara fisik detak jantung akan stabil serta seperti ada rasa sejuk yang tiba-tiba mengalir ke seluruh sendi-sendi tubuh.

Cobain, yuk. Jangan jauh-jauh dari Al Qur’an jika ingin menjadikan keluarga kita sebagai keluarganya Allah di dunia yakni para Ahlul Qur’an, amin.