Ramadhan sebentar lagi, sudahkah keluarga Anda mempersiapkan diri menyambut ramadhan? Selain persiapan ilmu dan iman, hal lain yang perlu dipersiapkan dan tidak kalah pentingnya yakni persiapan anggaran.

Jangan sampai ramadhan kita ternodai oleh sifat-sifat boros mengikuti hawa nafsu dengan dalih ingin membeli apa saja selagi diskon di bulan ramadhan. Bukan malah fokus beribadah namun kita malah bisa terganggu oleh menejemen keuangan yang berantakan karena membeli sesuatu di luar anggaran.

Lalu, bagaimana agar anggaran pada bulan ramadhan tidak membuat keuangan keluarga membengkak?

1. Rapikan anggaran bulanan

Permasalahan yang sering kali datang di bulan Ramadan adalah tanggal puasa yang tidak sesuai dengan kalender masehi. Sehingga, pengaturan anggaran tidak bisa dilakukan seperti cara-cara di bulan sebelumnya.

Hal ini tentu saja perlu diperhatikan dan disesuaikan kembali. Tujuannya agar anggaran keuangan dari tanggal 1-30 bulan Ramadhan bisa sesuai dengan pemasukan keuangan Anda.

Agar lebih optimal dalam dalam mengatur budget bulanan, bisa dipisahkan atau di-breakdown ke anggaran mingguan dan harian, lalu breakdown ke masing-masing pos pengeluaran.

2. Siapkan Budget untuk hari Raya

Mempersiapan dana untuk hari raya, bisa Anda siapkan dari sekarang, bahkan setahun sebelumnya. Karena, jika dipersiapkan secara mendadak, yang ada pengeluaran Anda mengalami pembengkakkan di luar dugaan.

Bisa mulai menyisihkan di awal gajian atau pada saat mendapat THR.

3. Lakukan Pencatatan

Langkah pencatatan keuangan ini sangat terpenting dalam mengatur keuangan. Pencatatan soal pemasukkan dan pengeluaran bisa dilakukan di buku atau aplikasi.

Namun, yang perlu diingat ialah lakukan evaluasi secara berkala, misalnya secara mingguan atau jika perlu harian.

Hal ini diperlukan agar Anda memiliki gambaran soal pola pengeluaran di setiap bulannya.

4. Tetapkan tujuan belanja

Seperti yang sudah dijelaskan, esensi belanja selama Ramadan adalah menahan diri dari segala hawa nafsu.  Inilah yang menjadi tantangan sesungguhnya saat Ramadan.

Mengingat banyaknya promo, diskon, dan keinginan yang tidak terbatas, ini akan membuat seseorang mudah terpancing untuk berbelanja barang-barang yang sebenarnya tidak begitu penting.

Karena selain menahan diri dari lapar dan haus, menahan diri dari sifat boros pun perlu diterapkan selama menjalankan ibadah puasa ramadhan.

5. Cek Koleksi dan Bandingkan Harga

Agar tidak terjebak diskon di bulan suci Ramadan, cari lebih banyak kredibilitas keranjang belanja Anda. Jika Anda membeli secara online, sebaiknya pilih dan pilah dengan jeli agar tidak terjebak diskon palsu.

Bagi customer  yang gemar belanja, ada baiknya mencari koleksi yang beragam dengan harga yang sesuai budget keuangan Anda.

Anda juga berhak membandingkan harga dalam beberapa situs e-commerce untuk mendapat harga terbaik.

Semoga ramadhan kita terhindar dari sifat boros, yah. Karena Allah tidak menyukai orang yang suka berlebih-lebihan dalam hal apapun.