Hari demi hari berganti, bulan pun ikut berganti. Kini tiba saatnya memasuki 1 Rajab 1441 Hijriyah yang jatuh pada hari Selasa, 25 Februari 2020. Lalu apa keistimewaan Bulan Rajab?

Bulan Rajab adalah bulan yang diagungkan oleh Allah Swt karena salah satu peristiwa penting ummat islam terjadi pada bulan ini yaitu Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw.

Rajab merupakan salah satu dari 4 bulan haram atau dikenal dengan istilah “Al Hurum” atau bulan yang disucikan. Di antaranya Muharram, Rajab, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah. Sebagaimana yang Allah sampaikan dalam firman-Nya.

 

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتَابِ اللهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّماَوَاتِ وَاْلأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ فَلاَتَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ أَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَآفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَآفَّةً وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

 

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan dalam ketetapan Allah Ta’ala. Di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat yang haram (yang disucikan), itulah ketetapan agama yang lurus maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS At-Taubah: 36).

 

Dari Abu Bakar radhiallahu ‘anhu (RA), Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) bersabda: “Sesungguhnya zaman telah berputar seperti keadaannya di hari dimana Allah Ta’ala menciptakan langit dan bumi, satu tahun ada dua belas bulan. Di situ terdapat empat bulan yang di haramkan (disucikan) Allah Ta’ala, tiga bulan berturut-turut: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab adalah bulan mudhar yang terletak antara Jumadil Akhir dan Sya’ban”. (HR Al-Bukhari dan Muslim)

 

memuliakan bulan rajab adalah anjuran Rasulullah Saw agar kita ummatnya memperbanyak amal shaleh, menghindari maksiat, memperbanyak berdzikir, istighfar, sedekah, memberikan santunan ke anak yatim, serta menghidupkannya dengan berpuasa.

Doa yang dianjurkan oleh Rasulullah Saw ketika kita memasuki bulan rajab adalah

 

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

 

Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban ini, dan sampaikanlah umur kami bertemu Ramadhan“.

 

Berikut beberapa keutamaan bulan rajab.

  1. Berpuasa Sehari di Bulan Rajab Diberi Minuman dari Sungai Bernama Rajab.

Telah diriwayatkan oleh Abu Asyeikh Ibn Hibban dalam Kitab Ash Shiyam dan Al-Asbahani dan ibn Syahin yang keduanya dalam At Targhib dan Al-Baihaqi di dalam Fadhil Al Awqot dan para periwayat lainnya dari hadis Anas bin Malik. Beliau berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya di surga terdapat sungai yang disebut dengan nama Rajab, lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu. Barang siapa berpuasa satu hari dari bulan Rajab maka Allah akan memberikannya minuman dari sungai tersebut“.

 

  1. Berpuasa 8 Hari Maka Dibukakan Untuknya 8 Pintu Surga.

Berkata Rasulullah SAW: “Barangsiapa berpuasa di bulan Rajab satu hari maka bagaikan puasa satu tahun. Dan barangsiapa yang berpuasa tujuh hari maka ditutupkan darinya tujuh pintu api neraka, dan barangsiapa yang berpuasa delapan hari maka dibukakan untuknya delapan pintu surga. Dan barangsiapa yang berpuasa sepuluh hari maka dia tidak memohon apapun kepada Allah melainkan diberikan untuknya. Dan barangsiapa yang puasa lima belas hari maka penyeru langit menyerukan baginya sesungguhnya Allah telah mengampuni apa yang lalu dari dosamu maka mulailah hidup baru, sungguh telah dirubah kesalahanmu menjadi kebaikan, dan barangsiapa yang puasanya lebih maka Allah akan memberinya lebih“.

 

  1. Berpuasa di Hari ke 27 Bulan Rajab Dicatat Baginya Puasa 60 Bulan.

Telah diriwayatkan oleh Abu Musa Al Madini dalam kitab Fadhoil Al Layali wal Ayyam dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW berkata: “Barangsiapa yang berpuasa pada hari ke 27 dari bulan Rajab maka Allah catat baginya puasa 60 bulan“. Dan itu adalah hari di mana Jibril turun kepada Muhammad SAW dengan risalah. Berkata Al Muhaddits AbdulAziz bin Arafah As Sulaimani, bahwa hadis ini statusnya adalah Hasan li dzatih atas penelitian terhadap para perawi dalam sanadnya.

 

Yuk, mari kita tingkatkan ibadah di bulan rajab.