Para ulama banyak yang menyebut bulan Sya’ban merupakan waktu yang pas untuk membiasakan diri sebelum menyambut Bulan Suci Ramadhan. Ada beberapa amalan yang bisa dilakukan oleh umat Muslim, mengikuti apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW.

Dikisahkan Aisyah ra yang diriwayatkan Abu Salamah, “Rasulullah SAW tidak pernah melaksanakan shaum lebih banyak dalam sebulan selain Sya’ban. Beliau (hampir) melaksanakan pada Sya’ban seluruhnya”. (HR Bukhari)

Dari hadits di atas, diketahui Nabi Muhammad SAW menunaikan puasa di bulan ini hampir satu bulan penuh. Beliau menunaikan amalan ini sampai tanggal 27 atau 28 Sya’ban.

Diriwayatkan Abu Hurairah ra, Rasul pernah bersabda, “Janganlah kalian mendahului puasa Ramadhan satu hari atau dua hari, kecuali puasa yang biasa dilakukan oleh seseorang (qadha puasa Ramadan), maka silahkan ia melakukan puasa tersebut”. (HR Abu Daud)

Banyak peristiwa agung dan penting yang harus umat Islam ingat di bulan Syaban dan para ulama juga menganjurkan kita untuk melakukan beberapa amalan. 

1. Perbanyak puasa sunnah

Pertama memperbanyak puasa sunnah, sebagai pemuliaan syaban sekaligus mengikuti sunnah Nabi SAW dan juga sebagai bentuk persiapan datangnya bulan Ramadhan.

Karena bulan Sya’ban terletak persis sebelum Ramadhan, maka saat ini  merupakaan momen terakhir mengqadha atau membayar puasa wajib. Diriwayatkan Abu Salamah bin Abdurrahman, Aisyah ra berkata, “Sesungguhnya aku berkewajiban melakukan puasa Ramadan dan aku tidak mampu melakukannya hingga datang Syaban”. (HR Abu Daud)

2. Perbanyak membaca sholawat

Di bulan ini, seluruh umat Allah SWT diminta untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Perintah untuk shalawat ini dituliskan pada Surat Al-Ahzab ayat 56, “Sungguh Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, shalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”.

Dalam kitab berjudul al-Gunyah Jilid 3 karya Syeikh Abdul Qadir al-Jailani, disebutkan bulan Sya’ban merupakan bulan untuk menghaturkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

3. Perbanyak berdoa kepada Allah Swt

Ketiga, memanjatkan hajat kepada Allah SWT baik hajat dunia maupun hajat akhirat.

Ketika itu Nabi SAW berdoa kepada Allah SWT untuk memindahkan kiblat, dan di bulan inilah Allah menjawab. Jadi, wajar jika kita benyak meminta hajat di bulan sya’ban yang mulia ini. 

4. Pebanyak membaca Al Quran

Keempat, melatih bacaan quran. Hal ini sebagai riwayat sayyidina Anas dimana kaum muslim banyak beralih kepada mushaf untuk membacanya, maka kita juga demikian. Menjadikan bulan ini sebagai ajang letihan serta pemantapan bacaan Alquran.

Agar nantinya masuk bulan Ramadhan dan banyak waktu yang bisa dimanfaatkan untuk mengkhatamkan Alquran, kita sudah siap dengan bacaan yang lancar karena sudah dilatih sejak bulan syaban.

5. Perbanyak Sedekah

Kelima berbagi kepada orang yang membutuhkan. Terlebih lagi jika itu adalah kewajiban seperti zakat dan juga kaffarat. 

Mengamalkan ibadah selama bulan Sya’ban termasuk hal yang penting, karena banyak yang melupakan hal tersebut. Dalam HR Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda, “Bulan Sya’ban adalah bulan yang (kemuliaannya) di lupakan orang, karena letaknya antara bulan Rajab dan bulan Ramadhan”.

Wallahu a’lam