Sudahkah kita sebagai muslimah mengerti dan memahami peran wanita dalam tatanan kehidupan ini?

Peran perempuan sangat penting dalam tatanan kehidupan. Syaikh Muhammad Bin Sholeh Al-Utsaimin pun menyampaikan nasihat kepada kaum perempuan muslimah agar selamat dunia dan akhirat. Nasihat Syeikh Al-Utsaimin untuk wanita ini benar-benar tepat dengan kondisi di segala waktu.

Disampaikan dalam kitab ‘At-Tahdzir min Tawassu’in Nisa’ fit Tabarruj’, berikut ini nasihat sekaligus wasiat Syaikh Al-Utsaimin tersebut:

  1. Beribadah kepada Allah sesuai dengan syariat yang telah digariskan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah.
  2. Menghindari perbuatan syirik, baik syirik dalam aqidah maupun ibadah. Karena syirik dapat menghapuskan amal kebaikan dan mendatangkan kerugian yang sangat besar.
  3. Menghindari perbuatan bid’ah (perbuatan yang diada-adakan, tidak sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam), karena perbuatan bid’ah sangat menyesatkan.
  4. Memelihara waktu salat dengan sempurna. Karena orang yang memelihara waktu salatnya dengan baik dan disiplin, maka ia juga akan melaksanakan kewajibannya dengan baik dan disiplin pula. Sebagaimana yang kita ketahui, apabila rusak salat seseorang, maka rusaklah seluruh amalannya.
  5. Mematuhi perintah suami. Sepanjang suami tidak melanggar syariat Allah dan Rasul-Nya, maka suami memiliki hak untuk ditaati. Tidak boleh seorang perempuan muslimah bersikap durhaka dan semena-mena terhadap suaminya, apalagi terlalu banyak menuntut.
  6. Memelihara kehormatan diri dan kehormatan suami. Baik ketika suami ada di rumah, maupun jika ia tidak sedang ada di rumah. Begitu pula dengan hartanya.
  7. Berbuat baik terhadap tetangga, dengan memelihara perbuatan dan lisan. Sebab dengan demikian, hal tersebut dapat menghindarkan kita dari perbuatan dan perkataan jahat mereka.
  8. Lebih mengutamakan untuk tinggal di rumah. Tidaklah baik apabila seorang perempuan muslimah terlalu banyak berada di luar rumah. Karena sebaik-baik tempat bagi seorang perempuan muslimah adalah rumahnya. Jika pun ada keperluan yang mendesak, maka seorang wanita wajib menggunakan jilbabnya.
  9. Berbakti kepada kedua orangtua dan mematuhinya dalam syariat. Tidak layak seorang perempuan muslimah memperlakukan orangtuanya dengan semena-mena dan mendurhakainya.
  10. Mendidik anak-anak dengan sebaik-baiknya, serta menanamkan nilai-nilai akhlak yang baik dan terpuji. Sesungguhnya seorang perempuan muslimah adalah guru yang utama dan pertama bagi anak-anaknya.
  11. Memperbanyak zikir dan sedekah. 

 Semoga kita bisa menjadi wanita muslimah yang Allah ridhoi dunia akhirat.

Referensi: ‘At-Tahdzir min Tawassu’in Nisa’ fit Tabarruj’/Karya: Syaikh Muhammad Bin Sholeh Al-Utsaimin